Berapa biaya aborsi ?

Dalam menentukan berapa biaya aborsi atau harga aborsi adalah tergantung pada besarnya kehamilan dan tingkat resikonya. Maksudnya adalah apabila kondisi kehamilan tidak disertai dengan penyakit lain berarti resiko dalam melakukan tindakan aborsi juga rendah atau kami sebut dengan kondisi kehamilan regular.

Apabila kondisi kehamilan dengan adanya bekas operasi, maka kondisi kehamilan itu kami sebut dengan kehamilan yang beresiko jika dilakukan tindakan aborsi. Tapi tetap saja bisa dilakukan oleh dokter Spesialis Kandungan dengan menggunakan metode (kuret) dan pasti biaya pun akan lebih mahal dari kondisi kehamilan standar.

Begitu juga dengan kondisi yang lain seperti adanya pembekakan dan pendarahan akibat mengkonsumsi obat aborsi secara berlebihan dan jamu penggugur kandungan. Hal ini akan bisa diketahui setelah dilakukan pemeriksaan USG. Pada kondisi seperti ini juga bisa dilakukan tindakan aborsi.

Umur kandungan atau Kesehatan kehamilan adalah faktor utama dalam menentukan biaya aborsi atau harga kuret. Semakin besar kehamilan maka semakin tinggi juga biayanya. Jadi Biaya Aborsi akan bisa ditentukan setelah dilakukan pemeriksaan USG.

Sebagai gambaran atau estimasi harga aborsi di klinik bersalin adalah:

Biaya Aborsi / Harga Kuret

  • usia kehamilan 1 bulan : Rp 3.500.000 (kondisi normal).

Apabila ada faktor resiko atau penyakit lain biasanya ada penambahan biaya 1jt.

Apabila ada faktor resiko atau penyakit lain biasanya ada penambahan biaya Rp 1.500.000

  • Biaya kuret usia kehamilan 3 bulan : (hubungi kami terlebih dahulu)

Harga diatas adalah sebagai gambaran atau estimasi (perkiraan), dan sewaktu-waktu bisa berubah. Maka Dari itu diharuskan untuk berkonsultasi terlebih dahulu di layanan customer support yang sudah kami sediakan.

Untuk penjelasan yang lebih lengkap silahkan hubungi kami di layanan customer support yang sudah kami sediakan

Info layanan konsultasi :

0823-6525-0248